Breaking News

Luapan sungai Rupit dan sungai Minak Membuat Desa Batu Gajah dan Noman di Landa Banjir


Muara Rupit,
Sumselbicara.com - Intensitas peningkatan debit air sungai Rupit yang di sebabkan oleh curah hujan semalaman sampai pagi kamis 07/05/2026 membuat beberapa desa yang berada di sepanjang aliran sungai Rupit yang meluap mengalami Banjir.

Hal ini telah dirasakan oleh warga masyarakat desa batu gajah baru dan lama serta noman baru desa noman  dan beberapa desa lainnya 
Apa lagi warga yang rumahnya di bantaran sungai mereka telah melakukan pengungsian dengan membawa barang barang untuk di letakkan pada tempat yang lebih tinggi.

Terpantau desa batu gajah baru suasana masyarakat hiruk pikuk dan sibuk karena debit air sungai Rupit terus naik,hal ini membuat masyarakat semakin cemas karena masi banyak barang barang yang tertinggal di rumah nya,bahkan baik kendaraan roda 2 dan 4 serta ternak kaki 2 Masi terlihat ada yang terparkir depan rumah nya,namun sebagian sudah ada yang di pindah kan.

Menyikapi hal ini masyarakat berharap kepada semua pihak agar kiranya dapat membantu baik itu berupa bahan makanan maupun alat alat yang berfungsi untuk  di gunakan pada saat Banjir ini.

Kepala desa batu gajah baru Novri tahan  menyampaikan bahwa seluruh perangkat desa telah di instruksikan agar tetap berada dalam wilayah desa batu gajah baru untuk membantu masyarakat serta memberikan penjelasan kepada pihak pihak yang memantau banjir baik dari kecamatan maupun kabupaten Muratara.

Hal senada di sampaikan juga oleh anggota DPRD Muratara  yang berasal dari desa batu gajah baru Heri.SE menghimbau kepada masyarakat bahwa banjir yang terjadi saat ini adalah pengingat bagi kita semua agar selalu waspada karena Cuaca extrim saat ini mampu mendatangkan Banjir dalam waktu yang singkat.

"Dilanjut nya untuk warga yang barang barang nya Masi tertinggal di rumah agar kiranya berupaya untuk mengambil dan membawanya agar bisa di letakkan pada tempat yang lebih tinggi dan jauh dari jangkauan banjir ini,karena kita tidak tau apakah banjir ini sesaat atau beberapa hari lagi belum berakhir. *Hanafia

Tidak ada komentar